Home » Berita Hari Ini Sabtu 21 April 2018 » Berita Terkini » Kronologi Penembakan Bius Harimau Bonita yang Lantas Menghilang

Pekanbaru - Harimau Sumatera liar, Bonita sempat ditembak bius oleh petugas dalam upaya untuk memindahkan ke habitat yang lebih aman. Meski sempat terkapar terkena tembakan bius, Bonita lantas menghilang. Di mana kini keberadaan Bonita?

Penembakan harimau betina itu dilakukan beberapa kali di hari ke-73 dalam upaya penyelamatan satwa tersebut. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, ada 54 orang yang tergabung dalam Tim Rescue Terpadu untuk menyelamatkan Bonita, yang terdiri dari BalaiBesar KSDA Riau, Pemerintahan Daerah Kabupten Inhil, Polres Inhil, Kodim Inhil, Yayaan Asari, WWF, PKHS, Veswick, PT TH Indo Plantation, PT Arara Abadi, dan masyarakat Dusun Sinar Danau.

[Gambas:Video 20detik]


"Tim berhasil melepaskan tembakan bius di jalur lintasan favoritnya, yaitu Jalan Poros sekitar box trap 3 , 4 dan 8 yang berada diareal perkebunan sawit PT TH Indo Plantation, Blok 62 dan Blok 63," kata Siti kepada detikcom, Sabtu (17/3/2018).

Berikut kronologi penembakan Bonita berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar kepada detikcom.

Jumat, 16 Maret 2018

Pukul 17.00 WIB
Perjumpaan pertama oleh Regu 1 di Jalan Poros Areal PT TH Indo Plantation Blok Eboni 62. Saat itu kondisi Bonita sedang duduk di bawah pohon sawit. Petugas bernama Perisomba anggota tim penembak bius dari Regu 1 langsung melakukan tembakan bius, namun terhalang tangkai sawit sehingga tidak mengena ke Bonita.

Pukul 19.30 WIB
Bonita bangkit dan bergerak semakin ke dalam mengarah ke barat ke arah Blok Eboni 63 pada areal perkebunan PT TH Indo Plantation. Regu 2 yang dikoordinasikan oleh drh Dita memutuskan memutar arah dan menghadang di Blok Eboni 63.

Dalam perjalanan ke arah Blok Eboni 63, Regu 2 yang dikoordinasikan drh Dita bertemu dengan Bonita dan melepas tembakan pada pukul 19.30 WIB. Selanjutnya mengikuti namun arah pergerakan Bonita kembali ke arah blok Eboni 62 . Dita kembali memutar mobil dari jalur poros masuk ke Blok Eboni 62 dan ketika sampai pada pohon ke 18-20 pada Blok Eboni 62, Bonita muncul di samping mobil.

Selanjutnya, Bonita bergerak ke depan mobil dan menjauhi mobil. Mobil terus mengikuti. Setelah bergerak 100 meter, mobil terpuruk karena kondisi jalan rusak berat. Harimau Bonita duduk dan dalam pengamatan kondisinya mulai muntah. Tim kemudian berinisiatif untuk turun dari mobil berjalan mendekati Bonita dengan kewaspadaan yang tinggi.

Pukul 11.50 WIB
Regu 1 dan 3 yang dikoordinasikan dr Anhar bergabung menuju Regu 2 yang dipimpin drh Dita. Tim gabungan ini kemudian berjalan kaki mendekati Bonita sampai jarak kurang lebih 50 meter. Ketika tim mendekat dan melepas tembakan yang ke 3 terhadap Bonita, harimau tersebut langsung masuk ke dalam semak-semak sehingga tim kehilangan jejak.

Untuk diketahui, situasi penerangan lampu di lokasi hanya mengandalkan lampu sorot yang bersumber dari satu mobil. Sehingga penerangan di lokasi kebun yang bersemak sulit sehingga pergerakan Bonita tidak terdeteksi lagi.

Posko Balai Besar KSDA menghubungi pihak PT TH Indo Plantation agar bisa menggerakan alat berat dan bulldozer untuk membantu tim di lapangan untuk mengevakuasi kendaraan yang terpuruk semua.

Pukul 24.00 WIB
Alat berat dan kendaraan dari PT TH Indo Plantation belum bisa menjangkau lokasi kendaraan tim terpaduk yang terpuruk di tanah.

Sabtu, 17 Maret 2018

Pukul 02.00 WIB
Tim pengamanan yang berasal dari TNI dan Polri serta masyarakat selanjutnya mengevakuasi tim medis dengan berjalan kaki dan keluar dari lokasi Blok Eboni 62 menuju ke Camp Eboni.

Regu 1 dan Regu 3 berhasil mengevakuasi Regu 2 yang terkurung di mobil dan tidak berani turun karena kondisi di sekitar gelap gulita. Sedangkan Bonita terakhir terpantau sangat dekat dengan kendaraan yang terpuruk di dalam lumpur tersebut.
(jor/ibh)
Kronologi Penembakan Bius Harimau Bonita yang Lantas Menghilang | Bang Naga | on Minggu 18 Maret 2018, 08:16 WIB | Rating 4.5